Edukasi Pentingnya Enam Langkah Cuci Tangan Sesuai Ketentuan WHO Sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19

1 min read

Oleh : Zahrotunnisa 

Di masa pandemi seperti sekarang ini, masyarakat dihimbau untuk selalu rutin mencuci tangan guna mencegah penularan covid-19. Dalam indikator PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Dalam Indikator PHBS salah satunya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir merupakan sekumpulan perilaku yang dilakukan karena kesadaran dari hasil pembelajaran, yang membuat individu atau keluarga dapat menjaga dan memelihara kesehatan serta berperan aktif untuk mewujudkan masyarakat sehat. 

Pada penelitian yang dilakukan oleh Rahim juga mengungkapkan bahwa cuci tangan pakai sabun dapat mencegah infeksi cacingan. Bila tidak mencuci tangan dengan sabun dapat menularkan infeksi pada diri sendiri terhadap bakteri dan virus dengan memegang bagian hidung, mata dan mulut. Selain itu juga dapat menularkan bakteri kepada orang lain. Penyakit infeksi biasanya  terjangkit melalui kontak dari tangan ke tangan. Pada tangan yang kurang bersih tidak hanya menyebabkan ISPA dan diare tetapi juga dapat menimbulkan penyakit terkait dengan infeksi bakteri Salmonella bahkan memungkinkan terpapar virus corona. 

Tujuan utama edukasi yang dilakukan dengan menggandeng anak-anak muda Ds. Sonorejo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati ini adalah memberikan pengetahuan mengenai enam langkah cuci tangan sesuai ketentuan WHO serta edukasi betapa pentingnya cuci tangan dengan sabun yang masih sering diabaikan oleh sebagian orang sebagai salah satu upaya pencegahan mata rantai covid-19. 

Kegiatan enam langkah cuci tangan menurut ketentuan WHO ini berlangsung 40 sampai 60 detik, tidak kurang dan tidak lebih. Jika kurang dari waktu yang dianjurkan maka kuman yang ada pada permukaan kulit tidak mati dengan sempurna dengan sabun yang digunakan, sementara itu jika lebih dari waktu yang dianjurkan dapat menghilangkan kelembaban alami kulit sehingga bisa menyebabkan iritasi pada kulit tangan karena prosedur ini akan sering dilakukan. Mencuci tangan dengan cairan dengan cairan pembersih tangan atau handsanitizer merupakan alternative lain ketika fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air mengalir tidak tersedia di tempat yang sedang dikunjungi. Syarat cairan pembersih tangan yang dianjurkan adalah berbahan dasar alkohol minimal  60% sesuai standard ketentuan WHO. Hal ini dimaksudkan bahwa kuman pada telapak tangan mengalami kematian signifikan.  

Enam langkah cuci tangan yang pertama adalah basahi tangan dan beri sabun kemudian gosok telapak tangan. Langkah kedua, usap dan gosok kedua punggung tangan secara bergantian. Langkah ketiga, gosok sela-sela jari tangan. Langkah keempat, bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci. Kelima, gosok dan putar kedua ibu jari kanan dan kiri. Keenam, letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan dan bilas hingga bersih. 

Dengan melakukan semua langkah mencuci tangan secara konsisten dan benar dapat mengurangi bakteri yang menempel ditangan dengan tujuan menurunkan angka penyebaran kuman penyakit kepada orang lain ataupun kepada lingkungan yang mungkin ditularkan dari tangan yang kotor tersebut. 

Source Of Edukasi Pentingnya Enam Langkah Cuci Tangan Sesuai Ketentuan WHO Sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 From all source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *