Gangguan-gangguan Kesehatan Anak

2 min read

Hiyasinta Nugraheni 2320011 Mahasiswa PG-PIAUD Semester 4 INISNU Temanggung

Gangguan kesehatan, walaupun hanya kecil dapat menghambat belajar anak. Misalnya gangguan diare, diare akan membuat badan anak lemas dan tidak sedikit yang mengantarkan mereka kepada kematian karena kekurangan cairan.

Selain itu, gizi yang buruk juga akan mengganggu kesehatan anak. Jika gizi yang buruk terjadi pada anak usia dini, maka akan mengakibatkan terganggunya kinerja otak dan bahkan mengurangi kapasitas kecerdasan anak. Bukan berarti makanan yang enak itu dapat memenuhi gizi seimbang, akan tetapi makanan dengan gizi seimbang adalah makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral dengan kadar yang sesuai dengan kebutuhan tubuh anak.

Kesehatan gizi masyarakat tergantung pada tingkat konsumsi makanan. Tingkat konsumsi makanan ditentukan oleh kualitas serta kuantitas hidangan. Susunan hidangan harus memenuhi kebutuhan tubuh, baik dari sudut kualitas maupun kuantitasnya. Konsumsi yang kurang baik kualitasnya maupun kuantitasnya, makan yang berlebihan atau kekurangan makan maka akan memberikan kondisi kesehatan dan gizi yang tidak seimbang sehingga akan muncul berbagai penyakit, di antaranya penyakit gizi lebih (obesitas), penyakit gizi kurang, penyakit metabolik bawaan, dan penyakit keracunan makanan.

Anak Balita pada umumnya merupakan kelompok umur yang paling sering menderita akibat kekurangan gizi. Hal ini disebabkan karena anak Balita dalam periode transisi dari makanan bayi beralih ke makanan orang dewasa, sering kali tidak lagi begitu diperhatikan dan pengurusannya sering diserahkan kepada orang lain, dan belum tentu yang mengurusnya itu mampu mengurus dirinya sendiri dengan baik terutama dalam hal makanan.
Ada beberapa jenis gangguan yang sering terjadi pada anak usia dini di antaranya yaitu:

Makanan kurang atau kelebihan
Kekurangan zat makanan disebut defisiensi dan mengakibatkan tidak sehat bahkan sakit. Kelebihan zat makanan juga menyebabkan berbagai penyakit. Kekurangan umumnya mencakup protein dan karbohidrat, serta vitamin dan mineral. Sedangkan kelebihan umumnya berkaitan dengan konsumsi lemak, protein, dan gula.

b. Gangguan psikis
Beberapa gangguan psikis pada anak adalah gangguan emosi, belajar, sosial, psikiatri, dan khusus.
c. Gangguan sosial
Gangguan sosial terjadi karena tidak adanya keseimbangan diri dengan lingkungan di sekitarnya.
d. Gangguan psikiatri yang timbul akibat faktor psikososial

Beberapa gangguan psikiatri yang dapat terjadi pada anak adalah gangguan dalam hubungan dengan orang tua, gangguan dalam diri anak. Gangguan ini terjadi pada anak yang memiliki kekurangan atau cacat. Gangguan dalam interaksi sosial, seperti anak bergaul dengan keluarga dan orang lain di luar keluarganya.

Selain beberapa gangguan yang terjadi pada anak, juga sering muncul beberapa penyakit yang berkaitan dengan kondisi fisiknya. Ada beberapa penyakit anak yang sering menyerang sehingga perlu adanya pencegahan.

Penyakit anak itu antara lain cacar air, demam berdarah, polio, mengompol, disentri. Di antara beberapa penyakit yang sering menyerang anak, ada salah satu penyakit yang setiap anak pasti akan mengalami penyakit tersebut entah itu sudah berusia di atas enam tahun atau belum yaitu penyakit cacar air, dimana penyakit tersebut menyerang ke seluruh tubuh anak. Selain itu, ada beberapa gejala yang timbul pada anak yang sakit di antaranya pilek, suara serak, selera makan berkurang, muntah, kejang, dan nyeri.

Disini penulis akan memberi informasi sedikit agar anak usia dini bisa terhindar dari berbagai gangguan-gangguan kesehatan dan juga terhindar dari berbagai penyakit, salah satunya dengan cara pemeliharaan kesehatan bagi anak usia dini. Berikut penjelasannya.

Pemeliharaan Kesehatan Anak

Cara memelihara anak agar tidak terjadi penyakit yang dapat mengganggu belajar serta kecerdasan anak adalah dengan menjaga kebersihan diri anak dan lingkungannya, imunisasi tepat waktu, serta menjaga jenis makanan yang dikonsumsi. Dengan begitu, anak akan selalu sehat dan bisa meraih prestasi.

Perawatan kesehatan pada anak usia dini dapat diawali dari pemberian makanan yang sehat dan menjaga kebersihan. Pemberian makanan yang sehat dapat menjaga kesehatan, mendidik anak sejak usia dini untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat. Makanan yang diberikan kepada anak harus sesuai dengan kebutuhan gizi dan kebutuhan anak. Anak yang alergi terhadap makanan tertentu, maka berikanlah makanan pengganti untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Banyak anak yang tidak menyukai makanan yang sehat seperti sayuran, sebagai orang tua dan para guru harus bisa membuat sayuran menjadi makanan yang paling lezat bagi anak. Misalnya, dalam memasak sayuran bisa dimodifikasi dengan zat makanan lain yang cita rasanya dapat disukai anak.

Berbagai macam penyakit dapat diperoleh anak terutama anak usia 0-6 tahun. Masing-masing penyakit memiliki ciri dan akibatnya. Gejala penyakit anak perlu diketahui guru agar dapat memantau dan memberikan informasi kepada orang tua dalam rangka membantu orang tua untuk pelayanan kesehatan anak. Guru perlu menjelaskan kepada anak mengenai berbagai hal dalam pemeliharaan kesehatan, yaitu pemeliharaan kesehatan lingkungan, mata, telinga, kulit, gigi, dan jasmani.

Hidup dengan budaya sehat perlu ditanamkan sejak dini, sejak anak sudah mulai dapat menangkap dengan panca inderanya mengenai arti pentingnya memelihara dan menjaga kesehatan.

 

Informasi Terkini Tentang Gangguan-gangguan Kesehatan AnakSebelumnya Sudah Tayang di LENSAPATI(*)com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *