GMNI Soroti Gundulnya Pegunungan Kendeng

1 min read

GMNI Soroti Gundulnya Pegunungan Kendeng

 

PATI – LENSAPATI.COM, 

 

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-Kota Semarang turut berempati terhadap korban banjir bandang di Pati. GMNI juga menyoroti penyebab bencana yang menyebabkan sejumlah kecamatan di Bumi Mina Tani diterjang banjir bandang.

 

Hal itu diungkapkan Ketua GMNI Kota Semarang, Harungguan Desmon Tampubolon, saat menyerahkan bantuan kepada korban banjir bandang di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo.

 

“Kami tidak hanya melakukan penggalangan dana dan memberikan bantuan untuk korban banjir bandang saja. Namun juga melakukan riset terkait dengan penyebab banjir bandang di Pati. Karena banjir bandang meninggalkan trauma mendalam bagi masyarakat terdampak,” ujar Harungguan, belum lama inu.

 

Menurutnya, kerusakan Pegunungan Kendeng Utara yang gundul saat ini sangat masif. Pegunungan Kendeng sangat kritis sehingga jika terjadi hujan dengan intesitas tinggi, maka bisa menjadi mendatangkan petaka banjir bandang.

 

“Bahkan jika ada mendung, warga langsung meninggalkan rumah untuk mencari tempat yang aman. Warga mengalami trauma yang cukup hebat. Sementara kondisi Pegunungan Kendeng saat ini sangat kritis. Dikhawatirkan, jika intensitas hujan tinggi air akan meluncur deras ke bawah,” jelasnya.

 

Terlebih, sambung Haeungguan, kurangnya resapan air akibat gundulnya Pegunungan Kendeng ditengarai mengakibatkan longsornya tanah dan dibarengi air yang bercampur tanah. Sehingga mengakibatkan bencana, terutama di Desa Sinomwidodo, Gunungpanti dan Godo terdampak parah.

 

“Tidak hanya pemukiman warga yang tergerus banjir. Namun juga areal pemakaman umum juga ikut tergerus. Areal pemakaman yang berada di pinggir sungai ikut longsor, kondisi makam pun menjadi rusak,” tambahnya.

 

Dari data yang diperoleh GMNI Kota Semarang, ada beberapa jenazah ikut hanyut terbawa arus sungai, dan bahkan jenazah seorang balita yang baru dikebumikan sekitar 100 hari ikut terbawa arus sampai saat ini masih belum ditemukan.

 

“Selanjutnya, kami akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat terhadap kesadaran tentang pentingnya kelestarian lingkungan guna mengurangi resiko bencana alam. Hal itu penting, sebagai antisipasi adanya bencana alam yang tidak bisa diprediksi kapan datangnya,” tandas dia.

 

(pn/ed*)

Info Viral Berjudul GMNI Soroti Gundulnya Pegunungan KendengSebelumnya Sudah Tayang di LENSAPATI(*)com