Prediksi Awal dan Puncak Musim Hujan 2021/2022 di Wilayah Eks Karesidenan Pati

1 min read

PATINEWS.COM

Masa pancaroba telah memasuki fase akhir di sebagian besar wilayah Jawa Tengah termasuk Eks Karesidenan Pati. Selesainya masa pancaroba menandakan bahwa wilayah Eks Karesidenan Pati akan menghadapi musim hujan. Musim hujan di suatu wilayah ditandai dengan meningkatnya curah hujan dalam periode tertentu. Menurut BMKG jika terdapat minimal 3 dasarian (30 hari berturut – turut)  dengan curah hujan bernilai lebih dari 100 mm, maka bulan yang dinyatakan sebagai awal musim hujan diambil di tengah periode tersebut.

Wilayah Eks Karesidenan Pati umumnya mulai memasuki musim hujan pada akhir Oktober hingga pertengahan bulan November. Wilayah yang mengalami musim hujan paling awal pada dasarian III (21-31) Oktober adalah Lereng Pegunungan Muria, Lereng Pegunungan Kapur, dan Kabupaten Kudus. Wilayah yang mengalami awal musim hujan pada dasarian I (1-10) November yaitu Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Rembang. Adapun wilayah Pesisir Rembang dan Pati memasuki awal musim penghujan paling akhir yaitu pada dasarian II (11-20) November.

Puncak musim penghujan diprediksi terjadi pada bulan Januari untuk sebagian besar wilayah Eks Karesidenan Pati. Terdapat perbedaan untuk Lereng Pegunungan Kapur yang baru memasuki puncak musim penghujan pada bulan Februari. Jumlah curah hujan untuk musim penghujan 2021/2022 diprediksi meningkat dibandingkan normalnya akibat adanya fenomena La Nina sebagaimana musim penghujan 2020/2021.

Curah Hujan yang cukup banyak tentu menjadi berkah bagi petani dan masyarakat dengan meningkatnya cadangan air tanah dan waduk. Namun curah hujan yang tinggi juga perlu diwasadai, khususnya untuk wilayah Pegunungan Kapur yang mengalami musim hujan lebih awal pada akhir Oktober dan baru mencapai Puncaknya pada bulan Februari. Masyarakat sekitar Pegunungan Kapur dihimbau waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat menjadi pemicu tanah longsor dan banjir bandang. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dampak negatif curah hujan tinggi diantaranya menjaga kelestarian hutan, membersihkan saluran air dan mengikuti informasi peringatan dini cuaca ekstrem dari instansi terkait. Semoga musim hujan kali ini membawa rezeki dan kebaikan untuk masyarakat Eks Karesidenan Pati dan sekitarnya.

Penulis

Nama : Ekky Amiral Faqi

Profesi : Analis Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas III Enarotali-Paniai

Asal : Parenggan Pati

Source Of Prediksi Awal dan Puncak Musim Hujan 2021/2022 di Wilayah Eks Karesidenan Pati From all source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *