Rindu Menikmati Karnaval Seni Budaya

1 min read

53 Peserta Meriahkan Karnaval Haul KH Hasbullah Desa Kembang Dukuhseti

Rindu Menikmati Karnaval Seni Budaya

Penulis : Imam Muhlis Ali

Kelihatannya masyarakat rindu dengan adanya kirab atau karnaval seni dan budaya di jalan-jalan. Namun keadaan masih pandemi seperti saat ini memaksa semua pagelaran yang berpotensi mengundang kerumunan orang tidak diperbolehkan.

Salah satu desa yang mempunyai tradisi tahunan pagelaran seni dan budaya adalah masyarakat desa Ngemplak Kidul Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Tradisi yang bernama karnaval 10 Sapar ini menampilkan berbagai macam grup kesenian dan budaya. Seperti Marching Band dari lokal maupun kota besar, Seni Barongan dan reog dari Ponorogo maupun daerah lainnya, Tarian merak, Angklung dari Banyumas dan seni atraksi menarik lainnya.

Tidak bisa dipungkiri masyarakat ditahun ini sebenarnya sudah rindu menikmati karnaval seni budaya seperti ini. Masyarakat sudah merasa jenuh dan butuh hiburan. “Kami rindu karnaval seni budaya di kampung kami mas”, ujar Mk (42 thn) saat di temui.

Namun, keinginan dan kerinduan itu harus ditahan dulu karena wabah pandemi ini masih ada. Meskipun sudah mengalami penurunan, tetap harus bersama menjaga diri dan mematuhi Pemerintah.

Barangkali keinginan itu bisa diwujudkan semisal melihat di youtube atau media sosial. Ekspresi seni bisa ditampilkan di media. Kreatifitas bisa di salurkan lewat media. Meskipun tentu saja penikmat seni maupun pelaku seni merasa tidak maksimal menikmatinya.

Kita sangat memahami perasaan itu semua. Makanya kita semua berusaha dan berdo’a semoga di tahun depan pandemi selesai dan pagelaran tradisi seni budaya bisa terlaksana. Sehingga masyarakat senang dan bangsa yang beragam seni budaya Indonesia ini bisa menampilkan secara maksimal.

Source Of Rindu Menikmati Karnaval Seni Budaya From all source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *