Ngaji Daring Bertema Fiqh Remaja Bersama KH Muhammad Liwauddin Najib

1 min read

Ngaji Daring Bertema Fiqh Remaja Bersama KH Muhammad Liwauddin Najib

EDUKASI, PATINEWS.COM

Mahasiswa Ipmafa Pati yang tergabung dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mandiri (KKN MDR) kelompok Urbain  telah mengadakan ngaji daring pada sabtu dan minggu tanggal 11-12  September 2021 melalui platform Google Meet pukul 08.30-10.30 WIB.

Tema besar yang diusung dalam ngaji daring kali ini berkaitan dengan permasalahan remaja masa kini dalam perspektif fiqih. Pada sesi pertama (11/9) kajian yang dibahas adalah bagaimana menjadi generasi milenial anti ambyar dan sesi kedua (12/9) kajian yang dibahas terkait kode etik dalam bermedia sosial di kalangan remaja. Ngaji daring ini dimaksudkan untuk memperkuat nilai-nilai karakter dan spiritual remaja dan memberikan motivasi dan wejangan kepada generasi muda agar lebih kuat dalam menghadapi cobaan yang akan datang silih berganti dengan  kekuatan spiritualnya serta memberikan pemahaman kepada generasi muda untuk berprilaku yang baik di media sosial.

Ngaji daring ini dihadiri oleh KH. M. Liwa’udiin, M.Pd pengasuh pondok pesantren Mansajul Ulum cebolek sebagai narasumber.”Cobaan terberat yang dihadapi oleh para kaum milenial saat ini adalah cobaan nafsu (syahwat) .” “Ujar beliau KH. M. Liwa’uddin, M.Pd. Lebih lanjut dalam keterangannya bahwa Syahwat tidak hanya dimaknai sebagai kesenangan kepada lawan jenis, namun juga dapat dimaknai sebagai kesenangan dan keinginan kita untuk berfoya-foya dan membuang waktu untuk hal yang tidak berfaedah. “Ada 3 hal yang dapat menyelamatkan kita dari nafsu, pertama adalah dengan melakukan sesuatu yang berfaedah, kedua sibukkan diri dengan beribadah dan sesuatu yang postif, ketiga berserah diri kepada allah dan minta untuk diselamatkan dari bahaya hawa nafsu diri kita sendiri.”

Diakhir acara pada sesi pertama, beliau berpesan kepada kaum milenial untuk bisa berinovasi, berkreasi dan pantang menyerah dengan sesuatu yang berkaitan dengan masa depan dan kehidupan.

Dilanjutkan dengan sesi kedua dengan kajian kode etik bermedia sosial bagi remaja, beliau juga memberikan peringatan kepada enerasi milenial khususnya perempuan untuk menjaga kehormatannya, yaitu dengan memperhatikan hal-hal yang diunggah melalui media sosial baik itu foto, video ataupun postingan tulisan atau curhatannya. Secara umum, beliau memberikan nasihat untuk lebih memperhatikan tulisan yang kita tulis untuk diunggah di media sosial. Karena pada hakikatnya apa yang kita tulis adalah sebagian dari ucapan kita. Jadi hendaknya kita harus bisa menulis atau membuat postingan di media sosial dengan tujuan untuk memberikan sesuatu yang berfaedah bagi orang yang melihat dan membacanya.

Source Of Ngaji Daring Bertema Fiqh Remaja Bersama KH Muhammad Liwauddin Najib From all source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *