Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang

Posted on

Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang

Nama : Tinah Isrofah
Prodi : PIAUD 4B
Mahasiswi INISNU Kabupaten Tenanggung

Jutaan orang tidak menyadari bahwa mereka dianugerahi nikmat untuk dapat belajar dengan berbagai cara.

Di dunia ini pastinya tidak ada orang yang sempurna. Bahkan, ada beberapa orang yang diberikan cobaan berupa keterbatasan fisik.Tak banyak orang dengan keterbatasan fisik tersebut yang mudah menerima kondisi mereka apa adanya dan bahkan ada pula di antara mereka yang berputus asa.
Namun,ternyata banyak juga orang yang bisa meraih kesuksesan walaupun mempunyai keterbatasan fisik.
Keterbatasan fisik bukan penghalang bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk berkarya.Banyak anak-anak yang bisa, mampu, untuk memberikan karya, termasuk juga mereka bisa menjadi anak bahagia.Itu berkat dukungan orang tua dan lingkungan sekitar.
Banyak orang yang menganggap disabilitas tidak bisa bekerja dan beraktivitas dengan baik, padahal keterbatasan tersebut tidak serta merta menjadi penghalang.Tak pelak kita seringkali mendengar suara-suara miring yang terkesan merendahkan.
Bagi mereka yang memiliki kekurangan baik dalam bentuk fisik maupun penglihatannya bukanlah menjadi penghalang untuk meraih kesuksesan, sebab pada dasarnya mereka juga memiliki hak yang sama dengan mereka yang normal.
Peran orang tua sangat penting dalam membimbing sekaligus menjadi mentor agar penyandang autisme terus berkembang dan berkarya.
Merekapun berhak memperoleh pendidikan, pekerjaan yang layak, dengan segala kemampuan yang mereka miliki. Bahkan tak sedikit diantara teman-teman kita yang tetap sukses dengan keterbatasan fisik yang dimilikinya. Sebab keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih dunia.
Allah Subhanahu wa ta’ala tidak pernah melihat bentuk (fisik) seorang muslim, melainkan Allah melihat hati dan perbuatannya.Seperti disebutkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim,
“Dari Abu Hurairah RA: Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk dan harta kalian, akan tetapi Allah melihat kepada hati dan perbuatan kalian”. (Shahih Muslim juz 4 hal. 1987 no. 256 )
Allah berfirman dalam surat Al-Fath ayat 17:
“Tiada dosa atas orang-orang yang buta dan atas orang yang pincang dan atas orang yang sakit (apabila tidak ikut berperang). Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya; niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan barang siapa yang berpaling niscaya akan diazab-Nya dengan azab yang pedih.” (Q.S.Al-Fath ayat 17).
Dengan ayat tersebut dijelaskan bahwa al-Qur’an cukup memberikan perlakuan khusus terhadap seseorang yang secara fisik terbatas, namun tetap memiliki lahan ibadah serta kontribusi aktivitas sosial yang luas yang dapat memberikan kemanfaatan terhadap komunitas.
Ayat inilah yang menjadi indikator penghargaan Islam terhadap kelompok yang memiliki keterbatasan fisik. Kemampuan seseorang tidak bisa diukur dengan kesempurnaan fisik, melainkan banyak faktor lain yang turut menentukan.
Mari kita tunjukan kepada dunia, bahwa keterbatasan fisik tidak akan menghalangi seseorang untuk dapat berkarya dan meraih prestasi. Penyandang disabilitas dapat hidup dengan mandiri dan memiliki hak serta kesempatan yang sama dengan masyarakat pada umumnya. Mereka mampu berkarya meskipun memiliki keterbatasan.

Baca Juga  Meriahnya Karnaval YPM Kembang Dukuhseti

(*).

Berita Viral Berjudul Keterbatasan Fisik Bukan PenghalangSebelumnya Sudah Tayang di LENSAPATI(*)com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *